PLESTER MORTAR
PLESTER MORTAR
Plester Mortar sebenarnya adalah campuran semen, air, pasir namun ada yang berpendapat bahwa Plester Mortar adalah bahan bangunan berbahan dasar semen yang digunakan sebagai “perekat” untuk membuat struktur bangunan.
Perbedaan Plester Mortar dengan semen adalah pada Plester Mortar adalah semen siap pakai yang komponen pembentuknya umumnya adalah semen itu sendiri, filler, dan berbagai jenis additif yang sesuai. Seperti kita tahu, dalam proses penggunaan semen oleh tukang, biasanya kita melihat tukang mencampur semen, pasir ayak, kapur (lime), bata merah halus (opsional), dan air.
Pencampuran ini tentunya selalu tidak pernah seragam dan juga hanya berdasarkan “intuisi” si tukang. Adanya Plester Mortar tentunya merubah konsep cara pencampuran seperti itu karena Plester Mortar adalah Semen Instant siap pakai, hanya tambah air, aduk, kemudian langsung bisa dipakai.
Jenis-jenis Plester Mortar Di Indonesia telah diperkenalkan beberapa jenis Plester Mortar, yaitu antara lain :
a. Tile Adhesive (Perekat Keramik) Ada vertikal (dinding) dan horizontal (lantai), dan juga ada perekat keramik baru diatas keramik lama (tanpa membongkar keramik lama)
b. Tile Grout Sebagai pengisi nat (celah) antar keramik
c. Thin Bed Untuk perekat AAC (Autoclaved Aerated Concrete) alias bata ringan
d. Skim Coat Untuk pelapis dinding baru
e. dll
Keuntungan Plester Mortar:
a. Diproduksi di pabrik sehingga kualitas dan kuantitasnya dapat dipercaya jika dibanding dengan pembuatan di lapangan
b. Mudah, tinggal ditambah air saja
c. Adanya penambahan bahan additif pada Plester Mortar dapat menanggulangi terjadinya lantai terangkat, dinding pecah-pecah/retak, dll.
- Posted by admin
- On November 5, 2018
- 0 Comments

0 Comments